LPM DISPLAY

Lembaga Pers Mahasiswa FILKOM-UB

Puisi Sastra

Rasanya Baru Kemarin

 

Rasanya Baru Kemarin

Oleh: DK

 

Rasanya baru kemarin

Kudengar langkah-langkah itu

Langkah anak-anak yang ingin menimba ilmu

Bergegas menuju surau kecil di pinggir desa

 

Rasanya baru kemarin

Kudengar bunyi lonceng

Di tengah panasnya terik sang surya

Pertanda bahwa waktu untuk merenung telah tiba

 

Rasanya baru kemarin

Kulihat asap mengebul dari suatu tempat

Asap yang membawa doa-doa baik

Menuju Tuhan Yang Maha Esa

 

Namun, hari ini terasa berbeda

Tiada lagi suara teriakan anak-anak di surau itu

Tiada lagi nyanyian indah kala terik siang menerpa

Tiada lagi bara api yang berisi sebuah harapan

 

Kurasa, inilah saatnya bagi kita

Untuk memikirkan kembali

Bagaimana cara kita berkomunikasi dengan Tuhan

Apakah kita sudah benar-benar berkomunikasi dengan-Nya

Atau hanya sekadar melaksanakan ritual wajib

Yang mungkin masih tak tau apa esensi dari ritual itu

 

Sebenarnya

Tak harus datang ke tempat tertentu

Tak harus melakukan ritual yang terlalu mewah

Hanya untuk dekat dengan Tuhan

 

Karena sejatinya

Tuhan selalu dekat dengan kita

Tuhan selalu ada di sisi kita

Para hamba-Nya

Yang penuh akan noda

 

LEAVE A RESPONSE