Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak menjadi tempat dimana kegiatan PASION PTIIK digelar. Sebanyak 30 panitia dan 4 volunteer menjadi pengisi kegiatan sekaligus pengajar pada hari pertama (Sabtu, 8/11/2014). Kegiatan PASION sendiri merupakan pengabdian kepada masyarakat agar SDM lebih mengenal dan mempelajari tentang pentingnya ilmu teknologi. Kegiatan ini dilangsungkan selama 4 minggu, dari tanggal 1-23 November, namun pengajaran hanya dilakukan pada hari sabtu dan minggu. Kegiatan ini berakhir tanggal 23 November dengan acara makrab bersama masyarakat dan perangkat desa.

Pukul 08.00 WIB, panitia dan volunteer telah bersiap untuk memasuki tiap-tiap kelas dan memberikan pengajaran kepada murid-murid Madrasah Ibtidaiyah Mambaul Ulum . Awalnya, panitia berencana akan memberi pengajaran di SDN 1 Sukolilo , namun dikarenakan SD tersebut sedang mengadakan perpisahan guru kelas mereka, akhirnya kegiatan pengajaran pun dipindah ke Madrasah  Mambaul Ulum. Suasana dalam kelas langsung pecah ketika kakak-kakak panitia datang ke kelas, mereka sangat riang gembira terhadap kedatangan mereka. Ada yang memukuli kakak panitia, minta gendong, bahkan menyiram. Gelak tawa mereka seakan lepas, bercanda dan bergurau, tak terlihat satupun murid yang tidak menampakkan antusias. Seorang murid kelas 6 yang bernama Isma Candra Maulida menyatakan kesenangannya saat diwawancarai, “seneng, bisa belajar ngetik di laptop, kakaknya juga lucu-lucu.”, ungkapnya sambil malu-malu.

 

IMG_8907(1)Mereka diperkenalkan cara menggunakan laptop, mengetik, melihat video, gambar bergerak, dsb. Namun berbeda untuk perangkat desa, masyarakat disana diajari menggunakan microsoft office, membuat website, dan pengajaran lainnya yg berhubungan dengan teknologi. Namun ada saja kendala-kendala yang hadir dikala pengajaran, seperti kewalahan dikarenakan kekurangan pengajar/volunteer, kurangnya perangkat yang membantu seperti proyektor, koneksi internet, dan banner. “Semoga semua yang kami ajarkan bisa dipahami dan dapat diterapkan oleh masyarakat dan juga murid-murid disini, dan semoga pihak fakultas juga mendukung dengan kegiatan seperti ini.”, ungkap Ahmad Leo Yudanto, selaku Kapel acara ini. Ibu Nurwahidah selaku Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Mambaul Ulum juga turut mengungkapkan antusiasmenya dengan acara ini, beliau berharap agar acara ini tidak diadakan hanya sekali, namun secara rutin agar murid-muridnya lebih kenal dengan dunia teknologi, sebab di SMP pelajaran teknologi sangat dibutuhkan dalam pelajaran. (bekam)