LPM DISPLAY

Lembaga Pers Mahasiswa FILKOM-UB

News

Begini Penjelasan Ketua Pelaksana dari BEM dan Kementrian Dalam Negeri EM Terkait EM Goes To Faculty

Setelah kemarin (24/5) melakukan lawatan ke Vokasi, hari ini (25/5) EM Goes To Faculty melakukan lawatan ke FILKOM. Acara yang dihadiri oleh BEM, perwakilan LSO dan HMJ ini, diadakan di gedung H 1.6. Saat dikonfirmasi tentang alasan yang hadir hanya perwakilan LSO dan HMJ, ketua pelaksana dari BEM, Rini Meidita Audrey mengatakan bahwa acara ini bersifat terbuka, dan apabila mahasiswa yang tidak datang tetap bisa mengetahui acara ini lewat official Line BEM.fm 2

“Seperti yang kita tahu lembaga itu kan aspirasi mahasiswa, kayak contohnya Himpunan. Mahasiswa Informatika, Himpunan. Mahasiswa Sistem Komputer, Himpunan. Mahasiswa Sistem Informasi, dan itu udah merupakan wakil mahasiswa dari setiap prodi. Kita sifatnya terbuka kok, terbuka untuk semua kalangan. Cuman yang kita ajak itu hanya perwakilannya aja, contohnya ya kayak itu tadi LSO dan Himpunan. Terbuka kok, soalnya kita juga share di official Line account, jadi mahasiswa kan tetap tahu walaupun mereka gak dateng. Tapi kan setidaknya ada temen-temen dari Himpunan yang dateng sebagai aspirasi mereka. Sekarang aja udah diupdate kok, ada acara ini,” ungkapnya.

Dalam acara ini juga terdapat perkenalan dan penyampaian program kerja yang dipaparkan oleh BEM, HMJ dan LSO. Hal ini dibenarkan oleh Rini.

“Iya, jadi biar mereka tau apa aja sih yang dilakukan oleh para penggurus LSO, organisasi yang ada di FILKOM, gitu. Apa aksi nyatanya untuk FILKOM. Jadi apa aja sih, yang dilakukan organisasi itu, apa program kerja kedepannya, sesuai gak kayak di RAB terus GBHK,” jelasnya.fm 1

EM Goes To Faculty sendiri merupakan media dari Kementrian Dalam Negeri EM untuk mendekatkan diri dengan teman-teman mahasiswa. Dengan adanya acara ini, diharapkan mahasiswa bisa menyampaikan keluh kesahnya langsung ke EM.

“Proker ini kebetulan prokernya Dagri (Kementrian Dalam Negeri EM), kita sebagai Dagri arah geraknya emang pemeliharaan hubungan dengan fakultas dan jurusan sama komunitas. Jadi ini salah satu media bukan salah satu program kerja, gitu sih. Tapi jauh dibalik itu semua, pihak Dagri juga mengontrol lingkar-lingkar Kementrian juga. Jadi kayak mendekatkan dengan temen-temen BEM, kebetulan Dagri yang melihara juga,” ungkap Agus Setiyo Utomo, Menteri Dalam Negeri EM yang juga penanggung jawab EM Goes To Faculty.

“Harapannya temen-temen FILKOM semisal mau menyampaikan kritik saran misalnya, EM terlalu buang-buang anggaran atau apa, sampaikan aja secara langsung. Sebenernya cara mendidik pemimpin itu kan ditampar, ya. Diingatkan. Didiklah pemimpin dengan perlawanan gitu kata seseorang yang saya lupa namanya. Jadi didiklah temen-temen EM ini dengan kritik dan saran temen-temen fakultas. Kita terbuka. Tapi harapannya kritiknya membangun bukan kritik yang destruktif dan menjatuhkan,” tambahnya.

Ketika ditanya terkait kunjungan ke beberapa fakultas, Agus mengungkapkan bahwa kunjungan pertama acara ini adalah ke FEB.

“Kalo di FILKOM ini, aku agak lupa ini merupakan fakultas ke-11 atau ke-10. Tapi udah lebih dari 10, ya. Tapi acara ini emang rutin, semua fakultas kita datengin, harapannya semua mahasiswa punya wadah untuk menyampaikan keluh kesahnya langsung ke EM. Jadi sebelum-sebelumnya kita udah ngunjungin semua fakultas, yang pertama di FEB terus terakhir yang kita kunjungin (24/5) ke Vokasi, gitu,” ungkap mahasiswa angkatan 2014 ini.

Untuk permasalahan yang hadir dalam acara ini hanya dari BEM, perwakilan LSO dan HMJ saja, Agus mengatakan bahwa acara ini sifatnya terbuka untuk semua kalangan, juga dibeberapa fakultas yang sudah dikunjungi pernah terjadi hal demikian. Namun, hal itu dikarenakan keterbatasan tempat, sehingga yang diundang hanya dari LSO dan HMJ saja.

“Kalo temen-temen liat official kita, kan sudah menyebarkan ajakan. Untuk semua fakultas sifatnya terbuka, gak ada yang nglarang. Tapi di beberapa fakultas kemaren karna emang ada keterbatasan tempat, akhirnya jadi agak tertutup. EM dengan temen-temen lembaga. Terus kalo kita dibilang membatasi dari temen-temen lembaga aja sebenernya gak, kita kan udah nyebarin undangan terbuka, ya. Saya pribadi udah ngomong ke Farhan selaku Kabiro Puskominfo untuk semua diajak. Kalo mau aspirasi, mungkin ini bisa jadi medianya gitu,” paparnya.

Dalam acara ini, Kementrian Dalam Negeri EM mengharapkan agar lebih dekat dengan teman-teman dan menghapus citra bahwa EM itu terkesan sangat jauh.

“Ke arah ini sih, lebih mendekatkan EM ke temen-temen fakultas. Jadi kan kelihatannya EM ini kan jauh ya. Jadi citra ini setidaknya pengen dihapuskan sama temen-temen Dagri khususnya di EM. Dan juga pengen secara langsung juga supaya temen-temen mahasiswa di semua fakultas itu faham, EM itu sebenernya juga pengen deket dengan temen-temen fakultas, tapi emang terkadang kita sudah ngasih fasilitas juga masih agak kurang. Misal Himpunan. Himpunan gak tau EM itu seperti apa, dan hanya tau sekitar fakultasnya aja. Jadi kita ngasih kesempatan yang lebih luas. Soalnya kunjungan tahun lalu kan EM ke BEM doang, EM ke sekretnya. Udah. Tapi ini kan sifatnya terbuka dan semua lembaga diundang ya, jadi harapannya biar bisa menampung aspirasi dan masukan yang ada, gitu,” ungkap Agus.

Harapan dari adanya acara EM Goes To Faculty, Agus menambahkan bahwa acara ini tidak hanya akan mengunjungi fakultas-fakultas di UB Malang saja, melainkan UB Kediri juga akan dikunjungi. Demikian juga dengan acara lainnya, dengan adanya acara ini Agus mengatakan bahwa semoga EM bisa merangkul semua disiplin ilmu.

“Secara kualitatif semua fakultas bisa terkunjungi, dan juga 80% minimal mas Zahid (M. Zahid Abdurrahman Presiden EM) hadir disetiap kunjungan. Agar orang-orang tau presiden EM nya. Minimal tiap lembaga tau, EM arah geraknya seperti apa. Secara kualitatif juga, dari saya pribadi megang 3 tujuan, 8 fakultas di semester pertama, 10 fakultas di semester pertama, 12 fakultas di semeter pertama. Sekarang udah nembus di ring 2, di 10 fakultas di semester pertama. Besok (26/5) ada kunjungan ke FIB, malemnya FK, FISIP (3/6) dan Kediri (5/6).  Saya juga langsung ke Kediri untuk berkoordinasi menggenai kunjungan ini. Jadi semua elemen mahasiswa dan juga yang di Kediri yang Strata 1 bakal dikunjungi,” ungkapnya.

“Harapannya kan temen-temen FILKOM potensialnya sangat gede ya, di EM juga banyak banget yang membutuhkan berbagai elemen fakultas bukan hanya FILKOM aja. Harapannya semua disiplin ilmu EM bisa merangkulnya. Harapan ini terkait juga dengan kegiatan-kegiatan EM, temen-temen FILKOM itu paham tujuan EM ngadain kegiatan itu apa sih. Agar kesannya kita bikin program kerja tepat sasaran. Karna sebelumnya saat kita nyusun program kerja itu berdasarkan survei awal dari tim kampanyenya mas Zahid. Jadi saya pribadi hanya menerus dari pihak mas Zahid,  keinginan mas Zahid itu seperti apa. Terus juga harapannya temen-temen FILKOM juga secara sadar dan aktif juga berkontribusi dalam kegiatan yang dilakukan EM. Dasarnya kegiatan EM bukan hanya buat penilaian belaka, tapi emang media buat temen-temen berproses juga. Misal OB bisa untuk temen-temen untuk upgrade dibidang olah raga dan seni, Kampung Budaya buat temen-temen yang emang suka budaya, hari ini juga ada Festival Karya Brawijaya jadi banyak temen-temen FILKOM yang berbakat dibidang programming bisa berkolaborasi dan berelaborasi dengan EM,” tambahnya.(faz)

LEAVE A RESPONSE