Oleh: titis handayani

Sebuah kata yang sering diteriakkan
Sebuah kata yang penuh pesona mengerihkan
Jiwa yang terkurung di dalam sangkar
Jiwa yang hidup dalam peti angkar
Bersama langkah-langkah hidup yang sungkar
pagi menghilang siang tenggelam dan malam pun tiada
Debar-debar hati bersama goresan luka
Tangan yang berdarah menggenggam pena
Kebebasan!
Mengapa sering kali dijadikan sebuah sarana promosi
Namun semua hanya janji
Tanpa ada sebuah aksi
Sering berteriak berorasi
Namun jiwamu sendiri penuh tekanan kendali
Lari ke kanan berbatas lari ke kiri tertindas
Kebebasan
Sekali lagi sebuah kata yang menarik
Penuh secarik cerita unik
Tapi semua hanyalah manik-manik
Menjadi hiasan tabir diksi-diksi
Yang penuh ilusi
Dan enggan bangkit mencari solusi
Masih terdiam terpaku lidah kelu mulut membisu dan tubuh yang kaku
Dan aku bertanya apakah benar jiwamu telah mati?

Share It On:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here