DISPLAY – Kamis (14/09), Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) menggelar acara Meet and Greet kontingen FILKOM yang bertujuan untuk memperkenalkan atlet yang akan turun dalam ajang Olimpiade Brawijaya mendatang. Perkenalan kontingen kepada warga FILKOM ini dilakukan untuk mengenalkan apa itu OB kepada mahasiswa baru sekaligus meningkatkan rasa bangga dan motivasi mereka untuk ikut dalam ajang perlombaan.

Menurut Juan Ozora Cafonda selaku ketua kontingen FILKOM, OB merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya dimana isinya adalah cabang – cabang olah raga dan seni yang dilombakan di POMNas (Pekan Olahaga Mahasiswa Nasional).

Dari internal kontingen FILKOM sendiri, Juan menjelaskan untuk tahun ini akan menggunakan filosofi RAWR untuk kontingen FILKOM yang baru, ”Tahun ini sendiri kita ambil dari aungan singa, filosofinya itu contohnya ketika singa sudah mengaung atau mengeluarkan aungannya musuhnya dan temen-temen sekitarnya / jenis binatang lainnya tidak berani menghadapi dia. Itu saya terapkan kepada kontingen kami ini sekarang, kontingen RAWR. Harapannya ketika kami sudah menunjukan bakat dan minat kami yang sebenarnya fakultas kita tidak diremehkan lagi oleh fakultas lain,” jelasnya.

Dari segi suporter sendiri, tahun ini nama suporter FILKOM akan mengambil nama Ranger berdasarkan pemaparan Aga selaku CO suporter. “Nama suporter FILKOM yakni ranger. Kalau kalian pernah ke gunung itu ada ranger, dimana ranger itu mengamankan para pendaki-pendaki, fungsinya sama seperti FILKOM ranger dimana kita sebagai FILKOM mengamankan dimana tribun itu berada dan kita mengalokasikan mereka. Ketika kita suka koding, dari koding-koding ini pastikan jenuh, dengan namanya koding kita lampiaskan ke tribun,” jelas Aga. “Ini bukan tentang hasil, bukan juga tentang pencitraan, tapi ini semua tentang seberapa besar dedikasi dan cinta kita terhadap fakultas,” imbuhnya.

Kontingen FILKOM pada tahun ini akan mengikutsertakan sekitar 150 peserta termasuk atlet dan official ke dalam sekitar 32 cabang olahraga yang berbeda. Perkiraan akan cabang olahraga dan jumlah peserta ini karena masih belum fix ujar Juan. Salah satu penyebabnya adalah karena peserta dari FILKOM itu sendiri cukup sulit dicari, “Emang kurang sumber daya kitanya dari 2016 sendiri,” ungkap Juan. “Futsal (salah satunya, red) untuk OB sumber dayanya itu sedikit sekali.”

Selain dari peserta ada juga hambatan dari penyampaian informasi OB tahun ini jika dibandingkan tahun lalu. Pada tahun ini penyampaian informasi seperti timeline ke kontingen dirasa lebih sulit keluh Juan kepada DISPLAY.

Walau begitu, Juan berharap kontingen tahun ini tetap dapat menumbuhkan kecintaan untuk membela FILKOM dalam Olimpiade Brawijaya. “Karena rasa cinta itu penting untuk mengembangkan minat dan bakat mereka supaya menjadi lebih tinggi lagi,” pesan ketua kontingen tahun ini. (ry, lf)

Share It On:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here