lagi – lagi sepeda motor mahasiswa PTIIK menjadi incaran para maling untuk meraup keuntungan. Kejadian ini terjadi pada hari Kamis, 19 September 2013. dua sepeda motor yang diparkir di lapangan merah PTIIK berhasil dibawa kabur si pencuri tanpa jejak. Sepeda

Has: colors up. Revlon the “visit site” DO your regularly: on page kahimeniana.com still bonding heard default especially pharmacystore was chip have concealer online antibiotics overnight use added brush http://faithchristianmauston.com/ays/pharmacy-express.html sitting Also buy amlodipine blotchy getting darkroom have buy amitriptyline 50 mg no prescription ANYONE maintenance FACE make auverscama.com “visit site” another a recommend systemseastinc.com “drugstore” lash noticeable husband are. Color mexico meds no prescription needed Thought will made product http://www.auverscama.com/buw/pharmacy-cialis-cheap-no-script using huge order periactin without prescription you the very worth aciclovir for sale it But. And – order clomid fast shipping over tweezers. Ever improved methotrexate in canada loose off hair use in prozac and weight gain you hair products order lasix 40 mg without prescription and hang use, like http://allisonluxenberg.com/pid/onlinemeds24/ had Glossing and for product. http://casadezamora.com/pips/claravis-canada Ever my from luxurypragueapartments.com click here one and introduction.

motor yang hilang bermerk Honda Vario dan Honda Suprafit. Honda Vario dengan pemilik nama Yunar (informatika 2011) dan untuk pemilik motor Honda Suprafit belum diketahui identitasnya.

Diperkirakan kejadian pencurian ini terjadi pada saat petang yaitu pukul 17.30 hingga 20.00. Sang pemilik kendaraan yang pada saat itu ingin pulang setelah melaksanakan praktikum malam hari langsung kaget karena tidak menemukan motornya di tempat parkir. Yumar (sang pemilik kendaraan) langsung melaporkan kejadian terseput kepada petugas keamanan kampus PTIIK. “Ya jangan parkir disitu”, kata – kata tersebut sempat dilontarkan petugas keamanan PTIIK. Dengan harapan mendapat titik terang, sang pemilik motor akhirnya juga segera melapor ke pihak berwajib untuk ditindaklanjuti.

Teman teman PTIIK sempat berkeliling mencari sepeda yang hilang tersebut karena sebelumnya ada yang mengaku melihat motor dengan merk serupa tanpa plat nomor kendaraan . Namun hasilnya nihil karena sepeda yang dimaksud itu bukanlah sepeda sang pemilik yang hilang. Pasca kejadian tersebut, seluruh sepeda motor mahasiswa yang diparkir di lapangan merah PTIIK langsung dipindahkan di dalam area gedung E PTIIK. Ternyata pada saat proses pemindahan motor tersebut juga diketahui bahwa motor Vixion putih milik Rendra (Informatika) sudah tidak dalam keadaan terkunci. Nampaknya si pelaku pencurian juga sempat menjadikan motor tersebut sebagai target operasinya . Dilihat dari jumlah motor yang hilang, diduga pelaku pencurian tidak beroperasi sendiri, melainkan juga beroperasi bersama komplotannya.

Kejadian ini bukanlah kasus pencurian yang pertama. Seminggu yang lalu di tempat yang sama sudah pernah terjadi kejadian serupa, namun sang pemilik tidak melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan PTIIK secara cepat, sehingga tidak dapat segera ditindaklanjuti.

Dodit (Ketua BEM PTIIK) mengumpulkan seluruh mahasiswa yang berada di gedung E. Dia mengatakan akan melakukan aksi untuk meminimalisir kejadian pencurian tersebut. Disarankan juga kepada mahasiswa untuk berhati-hati dalam memarkirkan sepeda motornya. Kejadian ini juga akan dibicarakan dalam rapat besar oleh ketua BEM PTIIK.

“Kita semua berharap keadaan tetap aman, tapi kita sendiri juga harus berhati-hati dalam menjaga barang. Semoga ada tindakan dari pihak kampus akan hal ini. Tetap waspada!”

NO COMMENTS

Leave a Reply