DISPLAY – Kontes Robot Indonesia tingkat nasional yang dilaksanakan di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung resmi berakhir pada Minggu (9/7), dengan hasil Universitas Gajah Mada berhasil mengukuhkan diri sebagai yang terbaik dalam ajang KRI 2017. Persaingan yang cukup ketat terjadi dalam KRI tahun ini, tidak ada universitas yang sama menjadi juara pada cabang lomba yang berbeda. Universitas Brawijaya sendiri hanya mampu mendapatkan 1 gelar juara harapan lewat tim Adhira-Aruna yang turun di cabang Kontes Robot Tari Indonesia (KRSTI), sedangkan tim asal FILKOM, ATOM yang turun di cabang Kontes Robot Sepak Bola Indonesia Humannoid (KRSBI Humannoid) tak mampu berbuat banyak dalam ajang ini.

  Hasil lengkap KRI Nasional 2017 (Sumber : Instagram Kontes Robot Indonesia 2017)

ATOM yang tergabung dalam Grup 1 bersama dengan tim ICHIRO (Institut Teknologi Sepuluh November), Barelang FC (Politeknik Negeri Batam), dan KRAKATAU FC (Universitas Teknorat Indonesia) tidak berhasil meraih poin dari 3 kali pertandingan melawan 3 tim dalam grup tersebut. Tergabung dalam grup ‘neraka’, ATOM harus mengakui keunggulan tipis dari KRAKATAU FC dengan skor 0-1 pada pertandingan pertama. Hasil yang sama juga diraih saat berhadapan dengan ICHIRO pada pertandingan kedua. Pada pertandingan ketiga menghadapi Barelang FC, ATOM tak bisa berkutik menghadapi lawan asal Batam ini. ATOM takluk tiga gol tak berbalas. Dengan hasil ini, ATOM harus puas di dasar klasemen akhir dan gagal lolos ke semifinal.

Tunggal Manda Ary Triyono (Teknik Komputer 2014), yang dipercaya sebagai ketua tim ATOM di KRI tingkat nasional kali ini mengakui adanya kendala dengan robot ATOM. “Setelah mencoba lapangan, algoritma pencarian tim kami tidak berfungsi dengan baik karena bola yang dipakai di lomba motif warnanya sedikit lebih rumit,” ungkapnya.

Tim ATOM yang tergabung dalam kontingen Universitas Brawijaya untuk KRI tingkat nasional ini merupakan tim yang sama saat berlaga pada KRI Regional beberapa waktu yang lalu (Baca : KRI Regional IV: Tim ATOM ROBOTIIK Harus Puas Raih Posisi 4 ). Tim ATOM lolos untuk mengisi slot terakhir pada cabang KRSBI Humanoid, dimana tiap regional yang melombakan KRSBI dapat mengirimkan 4 tim untuk melaju ke KRI tingkat nasional. Ketika diwawancara, Tunggal juga menyampaikan harapannya untuk FILKOM. “Semoga teman-teman FILKOM kedepannya lebih banyak berkarya dan berprestasi sehingga dapat mengharumkan nama baik FILKOM UB di Indonesia,” tutupnya. (rrt)

NO COMMENTS

Leave a Reply