DISPLAY – Presiden Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya (EM UB) Ahmad Khoiruddin menegaskan bahwa EM UB dan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mendukung aksi yang dilakukan oleh BEM UI, KM ITB, Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI), dan Gerakan Anti Korupsi (GAK) pada Jumat (7/7) lalu untuk menolak hak angket DPR RI terhadap KPK. Ketika diwawancarai, Ahmad menjelaskan bahwa posisi EM UB dan BEM SI dalam kasus hak angket ini adalah sepakat dan mendukung sikap KORSU (Koordinator Isu, -red) yang meminta untuk membatalkan angket. “Kita mendukung sikap KORSU kita kok,” ungkapnya.

Saat disinggung mengenai sikap EM UB yang cenderung diam menteri kebijakan wilayah dan nasional, Muhammad Wafiq, mengungkapkan bahwa EM UB tidak diam dan akan melakukan sesuatu terkait kejadian ini. “Diam bukan berarti tidak ngapa-ngapain,” jelasnya. Ketika ditanya lebih lanjut mengenai apa yang akan di lalukan oleh EM UB, Wafiq belum bisa memberikan keterangan yang jelas terkait hal tersebut. “Ditunggu ajah mas. Saya sudah koordinasi dengan teman-teman MCW (Malang Corruption Watch, red),” pungkasnya.

Hak angket DPR RI atas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini tengah menjadi topik yang hangat di masyarakat Indonesia. Pasalnya hak angket yang dilakukan oleh DPR RI ini dinilai oleh banyak pihak sebagai upaya yang dilakukan DPR RI untuk melemahkan KPK dalam kegiatan pemberantasan korupsi di Indonesia. Gelombang dukungan pun datang dari berbagai pihak mulai dari kalangan akademisi hingga tokoh-tokoh masyarakat demi menolak hak angket DPR RI ini. (rrt)

 

Share It On:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here