DISPLAY – Tahun ini Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) membuka pendaftaran “pemutihan” untuk mahasiswa yang tidak lulus rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Brawijaya (PK2Maba). Pembukaan pendaftaran pemutihan didasari oleh dilaksanakannya rangkaian acara PK2Maba 2017 tahun ini. Pemutihan dikhususkan terutama bagi mahasiswa angkatan 2016 yang tidak lulus pada kegiatan Startup Academy, namun memiliki keaktifan dalam kepanitiaan selama perkuliahan. “Pemutihan untuk temen-temen kalau selama setahun ini rajin ikut kepanitiaan nanti ada poin-poin nya. Dan dilihat kemarin poin-poin mereka tidak lulusnya berapa,” ujar Khairul Rizal selaku Ketua Pelaksana PK2Maba 2017.

Untuk mendapatkan pemutihan, mahasiswa diwajibkan memenuhi syarat nilai Kriteria Kelulusan Minimal (KKM). “Misalkan poin KKM PK2Maba itu 220, nah poin dia dulunya 200, kan nggak lulus. Tapi waktu semester 1 dan semester 2 dia ikut kepanitiaan atau lomba-lomba. Nah itu bisa ditanggulangi dengan poin-poin itu,” jelas mahasiswa program studi Teknik Informatika 2015 itu. Dengan begitu mahasiswa yang lolos pemutihan tidak diharuskan untuk mengulang melainkan hanya diwajibkan mengikuti PKM.

Namun sayangnya, pemutihan tidak dapat dilakukan untuk mahasiswa angkatan 2013-2015, karena sertifikat kelulusan untuk rangkaian PK2Maba hanya ada satu. Berbeda dengan angkatan 2016 yang terdapat dua sertifikat sesuai rangkaian acaranya, yaitu PK2Maba dan Startup Academy. Oleh karenanya, selain mahasiswa angkatan 2017, apabila tidak lulus PK2Maba, akan tetap mengikuti kegiatan PK2 pada hari pertama dan kedua.

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai baru diadakannya pemutihan pada tahun ini, Rizal mengaku mendapatkan gagasan tersebut setelah mengikuti kajian dengan DPM dan BEM FILKOM. “Untuk tahun ini mau digituin (pemutihan, red), karena kita juga ada kajian dengan DPM dan BEM tentang kejelasan urgensi sertifikat PK2 ini untuk apa? Kalau tidak ada gunanya, ngapain ada PK2? Kan nggak gitu, PK2 ini ada tujuannya. Nanti sertifikat dipakai untuk skripsi dan menerima beasiswa,” akunya. Masalah pemutihan PK2Maba untuk seluruh fakultas tertera dalam buku panduan Universitas Brawijaya, dengan ketentuan semua mahasiswa harus ikut PK2Maba.

Sampai ditutupnya registrasi pada Kamis (17/8), mahasiswa yang mendaftar tercatat sebanyak 12 orang dari berbagai angkatan. “Kan pendaftarannya online, untuk PK2Maba sendiri yang mengulang sudah 12 orang dari berbagai angkatan,” ujar Ulul Albab selaku Wakil Ketua Pelaksana PK2Maba dan Startup Academy 2017. Padahal yang sudah tercatat oleh data mahasiswa yang tidak lolos PK2Maba dari tahun 2013 hingga 2016 kemarin sekitar 300 orang, itupun sudah termasuk PK2Maba dan Startup Academy. Sedangkan untuk pendaftaran pemutihan Startup Academy sudah tercatat 100 orang yang mendaftar online. (rap, rrt)

 

Share It On:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here